Olimpiade Dipending, Eng Hian Godok Program Spesial untuk Greysia/Apriyani

Posted on

Pelatih kepala ganda putri PBSI, Eng Hian, harus membuat lagi beberapa gagasan mengejar penangguhan Olimpiade Tokyo 2020 ke 2021. Diantaranya ialah sediakan program spesial untuk Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Greysia/Apriyani yang sekarang duduk di rangking 8 dunia adalah ganda putri jagoan Indonesia di Olimpiade.

Tetapi, mundurnya Olimpiade jadi satu rintangan buat pasangan ini, khususnya buat Greysia yang telah tidak lagi muda. Pemain kelahiran 11 Agustus 1987 itu perlu dapat jaga situasi serta staminanya sampai moment besar itu.

Greysia/Apriyani yang sudah disiapkan untuk capai pucuk perform di Olimpiade di tahun ini, harus ikuti rekonsilasi program dengan agenda baru Olimpiade. Program untuk Greysia/Apriyani akan dibantu tiga team simpatisan.

Konsentrasi Rehabilitasi Luka

“Telah jadi efek dengan ditundanya Olimpiade, ada PR untuk jaga perform Greysia tahun kedepan. Saya telah menyiapkan program spesial untuk Greysia, dibantu dari team strength and conditioning, team nutrisi, serta dokter PBSI, ” papar Eng lewat launching PBSI, Jumat (14/5/2020).

Pada saat karantina tertutup ditengah-tengah epidemi virus corona, team pelatnas tidak dapat jalankan latihan seperti umumnya. Eng manfaatkan peristiwa ini untuk konsentrasi ke rehabilitasi luka yang dirasakan beberapa atletnya di tabletkicellulit.

“Kelak diawalnya Juli akan masuk ke session penguatan otot-otot simpatisan agar tidak ada luka lagi, ” lanjut peraih medali perunggu ganda putra Olimpiade Athena 2004 bersama-sama Flandy Limpele ini.

Efek Positif buat Apriyani

Walau punyai rintangan jaga situasi Greysia, Eng menjelaskan penangguhan Olimpiade berefek positif buat Apriyani yang makin muda. Dua hal penting sebagai konsentrasi Eng pada pasangan juara Indonesia Masters 2020 ini ialah kenaikan tenaga serta ketrampilan.

“Keadaan semacam ini ada plus-minusnya. Minusnya ialah saya harus makin berhati-hati dengan pengamanan situasi fisik Greysia, tetapi positifnya saya dapat waktu makin untuk mempertajam kematangan Apri, ” kata Eng.

Awasi Pemain Pelapis

Tidak cuma Greysia/Apriyani sebagai perhatian Eng, dan juga pemain pelapis serta pemain muda di tim ganda putri pelatnas yang tidak dapat berlaga karena semua kompetisi diurungkan. Mangkir berlaga lumayan lama tidak membuat Eng mencemaskan beberapa anak didiknya.

“Untuk pemain muda, di saat ini saya pakai untuk tingkatkan beberapa kemampuan fundamen lagi seperti tingkatkan massa ototnya, tingkatkan daya tahannya serta tingkatkan power-nya. Jika efek dari mangkir kompetisi, saya tidak cemas sebab kan keadaan yang membuat turnamennya dipending, ” katanya.

Eng menjelaskan jika dia serta team pelatih ganda putri memberi pemahaman pada beberapa atletnya jika ini ialah saatnya tingkatkan potensi mereka tanpa ada dicari oleh agenda kompetisi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *